-->

CARA BERPUASA BUAT PENDERITA SAKIT MAAG

Posting Komentar


Apakah orang yang punya sakit maag boleh puasa? Boleh.


Bagaimana caranya agar sakitnya tidak kambuh?


  1. Selalu sedia obat maag yang biasa diminum. Bisa sejenis Promag dan Mylanta. Atau obat maag golongan ranitidin dan sejenisnya. Yang terakhir ini bukan obat bebas. Harus konsultasi ke dokter dan apoteker. Selengkapnya baca bab Obat Maag.


  1. Saat sahur, jangan makan banyak-banyak. Cukup setengah porsi saja. Jangan minum minuman yang manis. Kalau minum teh, gulanya sedikit saja. Sebab nasi dan gula sangat cepat dicerna dan akan membuat kita cepat lapar di pagi harinya. Lebih baik makan sumber protein yang lemaknya sedikit. Protein lebih lambat dicerna sehingga kenyangnya lebih awet.


  1. Hindari makanan yang pedas dan kecut. Hindari juga makanan tinggi lemak sebab lemak bisa memperberat kerja lambung. Hindari gorengan. Misalnya telur direbus. Daging direbus dan dibuang lemaknya, lalu dimasak kuah. Ikan dipanggang. Tempe ditumis. Dan sejenisnya. 


  1. Hindari tidur sehabis subuh. Jika kita berbaring dalam kondisi perut sedang mencerna makanan, ada kemungkinan asam lambung akan naik ke kerongkongan. Tidur sehabis subuh hanya boleh jika kita tidak punya sakit maag dan memang tidak bisa tidur di siang hari, misalnya karena bekerja kantoran. 


  1. Saat sahur, minum obat maag satu tablet. Satu tablet ini efeknya bisa bertahan sampai  menjelang siang. Ketika efek obat mulai hilang, asam lambung biasanya akan mulai naik. Terutama pada hari-hari pertama puasa. Jika memang sangat perih apalagi sampai mual, sebaiknya berbuka saja. Minum obat maag. Besok dicoba lagi berpuasa. Pelan-pelan kita pada akhirnya mungkin bisa berpuasa. 


  1. Kalau bisa lanjut berpuasa, usahakan badan aktif. Jangan tiduran saja. Tidurnya orang berpuasa memang berpahala. Tapi puasa seperti ini tidak begitu bermanfaat buat kesehatan. Aktivitas fisik justru bagus buat lambung. Kenapa begitu? Karena sebetulnya di tubuh kita ada banyak cadangan energi. Walaupun kita tidak makan seharian, kita tetap bertenaga karena tubuh membongkar cadangan energi itu. Kalau tubuh terlatih membongkar cadangan energi, kita tidak mudah lapar. Sebaliknya, kalau tubuh tidak cekatan membongkar cadangan energi, kita jadi mudah lapar. Nah supaya tubuh terlatih, kita harus melatihnya dengan cara beraktivitas fisik pada saat perut kosong.


  1. Saat malam, makan pelan-pelan, secara bertahap, bukan langsung banyak sekaligus. Sedikit sedikit tapi beberapa kali. Misalnya, mulai berbuka dengan minum teh hangat dan kurma. Selesai shalat maghrib, makan nasi setengah porsi plus minum air putih. Jangan sampai perut terlalu penuh. Makin banyak lambung terisi, makin besar kemungkinan asam lambung kumat. Menjelang taraweh, makan buah. Selesai taraweh, makan lagi sedikit dan minum lagi. Menjelang tidur, minum lagi. 


  1. Kalau kita makan sedikit sedikit, biasanya di malam hari kita tidak membutuhkan obat maag. Bahkan setelah seminggu berpuasa, kita mungkin tidak perlu minum lagi obat maag saat sahur sebab tubuh sudah terbiasa dengan perut kosong. Ini adalah perbedaan lapar di hari biasa dengan lapar di bulan puasa. Pada hari biasa, ketika kita lapar, kita berpikir untuk makan sehingga tubuh memproduksi asam lambung. Pada bulan puasa, perut kita memang kosong tapi kita tidak berpikir untuk makan sehingga tubuh tidak memproduksi asam lambung. Tubuh sudah tahu tugasnya untuk membongkar cadangan energi, bukan mengambil makanan dari lambung. Jadi, puasa yang benar memang justru bermanfaat untuk kesehatan lambung. 





Related Posts

Posting Komentar

Masukkan email Anda di sini